Tampilkan postingan dengan label Listrik Pintar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Listrik Pintar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Desember 2012

LISTRIK PINTAR solusi HEMAT dari PLN

Listrik Pintar, mungkin masih banyak pelanggan atau masyarakat apa sih Listrik Pintar itu. Nah, saya akan coba uraikan sedikit tentang Listrik Pintar. Apa yang pertama kali terlintas dalam pemikiran anda ketika mendengar kata “Pintar”? Orang yang cerdas? kemampuan berpikir yang bagus? sifat yang positif? dan jika kita asosiasikan dengan sebuah barang seperti sebuah handphone misalnya atau yang umum dikenal dengan istilah “smart phone” seperti BlackBerry, iPhone, handphone Android dll maka sebuah barang yang pintar juga dapat melakukan sesuatu yang lebih banyak, lebih baik, lebih modern dan lebih memberikan kehidupan dan manfaat kepada kita semua. Benar bukan?

Hal-hal itu lah yang menginspirasi PLN untuk melakukan sebuah branding ulang (re-branding) salah satu produknya yang bernama Listrik Prabayar menjadi Listrik Pintar. Seperti apa sih Listrik Pintar ini??


Selama ini pelanggan PLN mendapat layanan listrik paskabayar, yaitu Pelanggan menggunakan energi listrik dulu dan membayar belakangan, pada bulan berikutnya. Setiap bulan PLN harus mencatat meter, menghitung dan menerbitkan rekening yang harus dibayar Pelanggan, melakukan penagihan kepada Pelanggan yang terlambat atau tidak membayar, dan memutus aliran listrik jika konsumen terlambat atau tidak membayar rekaning listrik setelah waktu tertentu.

Mekanisme tersebut di atas tidak dilaksanakan pada sistem listrik pintar (prabayar). Pada sistem listrik pintar, pelanggan mengeluarkan uang/biaya lebih dulu untuk membeli energi listrik yang akan dikonsumsinya. Besar energi listrik yang telah dibeli oleh pelanggan dimasukkan ke dalam Meter Pintar Berbayar (MPB) yang terpasang dilokasi Pelanggan melalui sistem ‘token’ (pulsa) atau stroom.

MPB menyediakan informasi jumlah energi listrik (kWh) yang masih bisa dikonsumsi. Persediaan kWh tersebut bisa ditambah berapa saja dan kapan saja sesuai kebutuhan dan keinginan Pelanggan. Dengan demikian, Pelanggan bisa lebih mudah mengoptimalkan konsumsi listrik dengan mengatur sendiri jadwal dan jumlah pembelian listrik. Dengan menggunakan Listrik Pintar, pelanggan tidak perlu berurusan dengan pencatatan meter yang biasanya dilakukan setiap bulan, dan tidak perlu terikat dengan jadual pembayaran listrik bulanan.

Berikut salah satu contoh MPB:



KEUNTUNGAN LISTRIK PINTAR

1.Pelanggan lebih mudah mengendalikan pemakaian listrik.
Melalui meter elektronik prabayar pelanggan dapat memantau pemakaian listrik sehari-hari dan setiap saat. Di meter tersebut tertera angka sisa pemakaian kWh terakhir. Bila dirasa boros, pelanggan dapat mengerem pemakaian listriknya.

2.Pemakaian listrik dapat disesuaikan dengan anggaran belanja.
Dengan nilai Pulsa Listrik (voucher) bervariasi mulai Rp 20.000,0 s.d. Rp 1.000.000,- memberikan keleluasaan bagi pelanggan dalam membeli listrik sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan (lebih terkontrol dalam mengatur anggaran belanja keluarga).

3.Tidak akan terkena biaya keterlambatan
Tidak ada lagi biaya tambahan bayar listrik dikarenakan terbebani biaya keterlambatan akibat lupa bayar tagihan listrik.

4.Privasi lebih terjaga
Untuk pelanggan yang menginginkan kenyamanan lebih, dengan menggunakan Listrik Pintar tidak perlu menunggu dan membukakan pintu untuk petugas pencatatan meter karena meter prabayar secara otomatis mencatat pemakaian listrik anda (akurat dan tidak ada kesalahan pencatatan meter).

5.Jaringan luas pembelian listrik isi ulang
Saat ini pembelian Pulsa Listrik (voucher) Pintar sudah bisa didapatkan di lebih dari 30.000 ATM di seluruh Indonesia. Selain itu bisa juga didapatkan di loket pembayaran listrik online.

6.Tepat digunakan bagi Anda yang memiliki usaha rumah kontrakan atau kamar sewa (kos).
Sebagai pemilik rumah atau kamar sewa, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan tagihan listrik yang tidak dibayar oleh penghuni rumah kontrakan karena pemakaian listrik sudah menjadi tanggung jawab dan sudah disesuaikan dengan kebutuhan penyewa.

Nah, kalau kita perhatikan keuntungan-keuntungan di atas sangat sayang sekali kalau kita tidak cepat-cepat untuk mengganti kwh lama kita yang masih memakai sistem paska bayar. Lebih Hemat karena kita sendiri yang akan mengatur berapa banyak pemakaian Listriknya. Hemat dan tidak repot.




untuk informasi lebih lanjut:
bisa langsung ke call center pln: 123
twitter: @pln_123
fanspage facebook PLN 123
website: www.pln.co.id

sumber: 


Sabtu, 22 Desember 2012

PERTAMA LISTRIK PINTAR BERBAYAR (LPB) di Tumbang Titi

Tanggal 20 April 2012 merupakan tanggal yang sangat bersejarah bagi Pelanggan PT PLN (Persero) Rayon Tumbang Titi. Kenapa sangat bersejarah??? alasannya karena pada tanggal tersebutlah pertama kalinya pelanggan mengenal dan menggunakan Listrik Pintar Berbayar (LPB). Selama ini, pelanggan  di Tumbang Titi hanya mengetahui Listrik Pasca bayar, yakni Listrik yang biaya rekeningnya di bayarkan di akhir setelah pelanggan menggunakannya. Jadi Listrik Pintar Berbayar (LPB) merupakan sesuatu yang baru yang ada di daerah Tumbang Titi.



Pada tanggal tersebut pelanggan Pasang Baru atas nama Rusdi Riansyah dengan Nomor Meter 22117225403 Resmi dipasang oleh Petugas PLN Rayon Tumbang Titi. Pemasangan kwh meter Listrik Pintar Berbayar ini sendiri dihadiri langsung Oleh Manajer PT PLN (Persero) Rayon Tumbang Titi yaitu Bapak Sucipto Yusuf. Sebuah kehormatan bagi pelanggan pertama ini Penyerahan Kartu Nomor Meter Pelanggan diserahkan langsung Oleh Manajer PT PLN (Persero) Rayon Tumbang Titi.

Dengan Penyerahan Nomor Meter kepada pelanggan tersebut maka sudah resmilah pelanggan untuk menggunakan layanan Listrik Pintar Berbayar (LPB) ini. Setelah penyerahan Nomor Meter tersebut, selanjutnya diberikan penjelasan-penjelasan tentang Listrik Pintar Berbayar (LPB) ini. Mulai dari cara memasukkan Token ke APP Meter. Cara mengecek sisa Kwh, Cara mengecek berapa kwh yang sudah dipakai, serta memberikan settingan tanda alarm ketika kwhnya sudah mulai mau habis. Semua ini sangat membantu pelanggan karena LPB merupakan Produk terbaru dari PLN.

Sejak tanggal 20 April 2012 sampai saat ini tanggal 22 Desember 2012 jumlah Pelanggan Listrik Pintar Berbayar (LPB) yang ada di wilayah kerja PT PLN (Persero) Rayon Tumbang Titi sudah mencapai 1.453 Pelanggan dan akan semakin bertambah dan terus bertambah. Dengan Kerja Sama yang baik antara PLN dan Pelanggan kami yakin seluruh Pelanggan yang ada Rayon Tumbang Titi akan segera menggunakan Listrik Pintar Berbayar (LPB) seluruhnya. Amin.

Proses Pemasangan APP Meter Listrik Pintar Berbayar (LPB)

Pelanggan Belajar Cara Memasukkan Token Perdana
Penyerahan Kartu Nomor Meter Pelanggan Listrik Pintar Berbayar (LPB)